News Update
- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Daftar Tempat Wisata
| Judul | Isi |
|---|---|
| Benteng Amsterdam | Benteng Amsterdam dibangun oleh Belanda pada awal abad ke-17, ketika perdagangan rempah-rempah mulai dilaksanakan di Ambon. Benteng ini terletak tidak jauh dari Gereja Tua Hila. Benteng Amsterdam adalah bangunan kedua yang dibangun Belanda di Ambon, setelah Kasteel Van Verre. Benteng ini .. selengkapnya |
| Benteng Victoria | Benteng Victoria merupakan tempat bersejarah yang terletak tepat di pusat kota Ambon. Benteng tertua di Ambon ini dibangun oleh Portugis pada tahun 1775, yang selanjutnya diambil alih oleh Belanda. Belanda kemudian menjadikan benteng ini sebagai pusat pemerintahan untuk mengeruk harta kekayaan masyarakat pribumi,.. selengkapnya |
| Batu Capeo | Batu Capeo terletak di Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe di Pulau Ambon. di desa ini terdapat pula Obyek wisata lainnya seperti Gunung Nona dan Pantai Amahusu. Batu ini diberi nama Batu Capeo yang memiliki arti ‘Topi’. Dinamai demikian karena batu ini memang memiliki bentuk yang menyerupai topi terbalik... selengkapnya |
| Pantai Felawatu | Pantai Felawatu yang terletak di Airlow, sebelah timur Desa Latulahat, selatan Pulau Ambon ini berada sekitar 15 km dari pusat kota Ambon.Bagi anda yg sudah mengunjungi Batu Capeo dapat melanjutkan perjalanan ke pantai ini. Pantai ini menawarkan tempat pertemuan untuk diskusi, seminar dengan suasana yang tenang yang.. selengkapnya |
| Pantai Namalatu | Pantai Namalatu berhadapan dengan Laut Banda, terletak disebelah Selatan Pulau Ambon, di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, tepatnya 15 km dari pusat kota Ambon. Kata Namalatu sendiri berasal dari kata Nama dan Latu yang berarti Nama dan Raja. Desa Latulahat adalah sentra produksi batu bata yang dibuat secara.. selengkapnya |

Provinsi
